Blog

Minyak Esensial, Ketahui Keistimewaan dan Manfaatnya !
...

Siapa yang tidak kenal dengan minyak esensial atau yang seringkali juga disebut dengan essential oil. Minyak dengan beragam manfaat yang berasal dari berbagai ekstrak tanaman ini sangat diminati masyarakat. Dan tidak sedikit orang yang telah membuktikan khasiatnya terutama untuk kesehatan dan kecantikan.

Bagi anda yang masih penasaran segala hal terkait essential oil, berikut penjelasan lengkapnya.


Apa Itu Essential Oil?

Essential oil adalah minyak yang diperoleh dari beberapa jenis tumbuhan tertentu melalui proses ekstraksi. Bagian tumbuhan yang dapat diekstrak mulai dari daun, batang, akar, bunga hingga buah.



Essential oil juga dikenal sebagai minyak atsiri yang mengandung senyawa aromatik dan bersifat volatil (mudah menguap pada suhu kamar). Sifat aromatik dari essential oil membuatnya sering dimanfaatkan sebagai aromaterapi yang membawa sensasi menenangkan bagi seseorang.

Essential oil terdiri dari senyawa organik volatil yakni senyawa terpen dan turunannya. Untuk aroma spesifik yang dikandung tiap essential oil berbeda-beda tergantung dari jenis tumbuhannya.


Misalnya, minyak esensial peppermint mengandung senyawa volatil menthae piperitae aetheroleum, minyak esensial dari daun mint mengandung senyawa menthol, dan lain sebagainya.


Ekstrak murni dari tumbuhan yang mengandung minyak esensial berwujud cairan bening yang kental. Penyimpanan yang kurang baik akan membuat minyak esensial teroksidasi sehingga warnanya akan semakin gelap.


Penting untuk menyimpan minyak esensial di wadah seperti botol yang berwarna gelap dan ditempatkan di area kering bersuhu normal untuk mencegah dari terjadinya oksidasi.


Apa Saja Manfaat dari Essential Oil ?

Berbicara mengenai manfaat essential oil, tentunya sangat beragam. Manfaat paling banyak itu ada pada bidang kesehatan dan kecantikan.


1. Efek Menenangkan, Membuat Tidur Anda Lebih Nyenyak

Aroma yang timbul dari minyak esensial mampu membantu anda lebih cepat terlelap dan menjamin tidur lebih nyenyak. Jadi jika anda sering mengalami susah tidur ataupun insomnia di malam hari, menghirup aroma essential oil bisa jadi solusi.


Jenis minyak esensial yang bisa memperbaiki kualitas tidur anda diantaranya minyak lavender. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang mencium aroma minyak lavender selama 8 minggu bisa tidur lebih lelap dan nyenyak.


Selain itu, ada minyak cedarwood yang mengurangi gangguan tidur sehingga tidak mudah terbangun di malam hari. Minyak esensial bergamot yang beraroma citrus juga terbukti meningkatkan kualitas tidur.


2. Memperbaiki Mood

Mood atau suasana hati yang buruk tentunya akan membuat anda kurang semangat dan akhirnya tidak bisa fokus dan konsentrasi dalam bekerja. Untuk itu penting bagi anda untuk selalu menjaga mood tetap baik. Salah satunya dengan cara menggunakan essential oil.


Studi membuktikan bahwa kondisi stres, mood buruk, hingga depresi dapat berangsur-angsur dikurangi dengan penggunaan minyak esensial. Anda bisa memilih jenis minyak lemon atau minyak lavender.


Kedua minyak esensial tersebut apabila dihirup mampu memicu pelepasan hormon serotonin dan endorfin yang berperan dalam mencegah seseorang depresi.


3. Mengatasi Flu dan Batuk

Saat anda sedang flu atau batuk bisa dipastikan aktivitas harian anda akan terganggu. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu dengan menggunakan minyak esensial khususnya minyak kayu putih.


Dengan cara menghirup aromanya, terbukti bisa meringankan hidung tersumbat akibat flu dan meringankan gejala batuk. Anda juga bisa mencampurkan air hangat dan minyak kayu putih untuk mendapatkan kesegaran aromanya.


4. Membantu Program Diet

Anda yang mungkin sedang menjalani program diet saat ini, bisa nih mencoba essential oil beraroma jeruk bali merah atau grapefruit. Jenis minyak esensial yang satu ini mampu menekan rasa lapar sehingga sangat mendukung program diet untuk penurunan berat badan.


Bagaimana Proses Pembuatan Essential Oil ?

Proses pembuatan essential oil menggunakan teknik penyulingan atau yang biasa disebut dengan destilasi.

Prinsip destilasi yaitu pemisahan komponen atau kandungan yang terdapat pada suatu bahan berdasarkan perbedaan titik didih tiap komponen. Metode destilasi ini dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:


1. Water Distillation

Sesuai artinya destilasi ini hanya menggunakan air sebagai pelarut komponen yang ada pada suatu bahan. Jadi bahan baku yang telah dikeringkan dimasukkan kedalam ketel penyulingan yang berisi air.

Selanjutnya ketel dipanaskan hingga suhu tertentu hingga campuran menghasilkan uap. Uap yang telah didinginkan melalui kondensor kemudian ditampung dalam suatu wadah. Selanjutnya tinggal memisahkan antara minyak esensial dan air dengan menggunakan alat separator.


2. Water and Steam Distillation

Metode penyulingan air dan uap yang juga dikenal sebagai metode kukus juga banyak digunakan dalam memproduksi minyak esensial. Layaknya proses mengukus, bahan baku dan air ditempatkan dalam wadah yang sama namun dipisahkan dengan saringan.

Metode ini menggunakan sistem kohobasi dimana air hasil penguapan yang tertampung pada separator dialirkan kembali kedalam ketel penyulingan sehingga penggunaan air bisa dimaksimalkan. Metode ini banyak dipilih karena mampu mengefisienkan waktu produksi dari minyak esensial.


3. Direct Steam Distillation

Prinsip dari sistem direct steam distillation atau penguapan langsung membuat bahan baku tidak kontak langsung dengan pelarut atau air. Dimana uap bertekanan tinggi dari suatu boiler dialirkan langsung menuju ketel yang berisi bahan baku.

Selanjutnya uap yang keluar dari ketel didinginkan melalui kondensor dan ditampung dalam suatu wadah. Campuran minyak dan air yang tertampung kemudian dipisahkan menggunakan alat separator.


Beragam Jenis Minyak Esensial



Ada sangat banyak jenis minyak esensial yang berasal dari banyak jenis tumbuhan beraroma khas. Beberapa diantaranya sudah cukup populer dan terbukti khasiatnya.


1. Lavender

Tumbuhan dengan ciri khas berwarna ungu ini sudah tidak diragukan lagi manfaatnya. Ekstrak dari tumbuhan lavender ini memiliki aroma yang tidak begitu tajam sehingga menghasilkan sensasi menenangkan dan rileks saat mencium aromanya.

Minyak lavender juga sering ditambahkan dalam produk lotion anti serangga yang melindungi penggunanya dari gigitan serangga seperti nyamuk.


2. Mawar

Minyak esensial dari bunga mawar sudah sejak dulu dimanfaatkan dalam bidang kecantikan. Selain mengurangi rasa cemas, ekstrak mawar bisa digunakan mengatasi jerawat dan menjaga kesehatan kulit.


3. Chamomile

Bunga chamomile sudah sejak dulu dimanfaatkan sebagai minyak esensial dan juga sebagai minuman layaknya teh. Dibanding kecantikan, ekstrak chamomile lebih diperuntukkan untuk kesehatan.

Karena kandungannya ampuh menjadi antibiotik, antiinflamasi, antiseptik, antiinfeksi, hingga antidepresan. Minyak esensial berbahan baku chamomile biasanya digunakan untuk mengatasi insomnia, mengurangi nyeri dan peradangan, dan lain sebagainya.


4. Peppermint

Peppermint atau mentha piperita yang beraroma mint herbal dipercaya mampu meringankan sakit kepala dan migrain. Tidak hanya itu, ekstrak peppermint mampu mengatasi gangguan pencernaan seperti IBS (Irritable Bowel Syndrome) atau penyakit gangguan pada usus besar.

5. Tea tree

Saat ini minyak esensial tea tree tengah menjadi primadona karena bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Diantaranya mampu mengatasi jerawat, mengurangi kadar minyak berlebih pada wajah, serta menghilangkan komedo dan flek hitam pada wajah.


6. Lemongrass

Lemongrass essential oil atau minyak sereh sudah sangat sering digunakan sebagai aromaterapi. Manfaat yang bisa diperoleh dari minyak lemongrass yaitu mencegah gigitan serangga, meredakan rasa nyeri, hingga membantu kelancaran sistem pencernaan.


7. Basil

Minyak esensial dari tanaman basil memberi sensasi hangat pada tubuh yang umumnya diperuntukkan untuk mengatasi flu serta merilekskan otot-otot.

Cara Memaksimalkan Manfaat Essential Oil


Ada beberapa cara pemakaian essential oil yang bisa memaksimalkan manfaat yang dikandung berbagai jenis essential oil.


1. Dihirup/Inhalasi

Cara pemakaian paling umum dari minyak esensial yaitu dihirup atau inhalasi secara tidak langsung. Dengan artian, aroma dari essential oil tidak dihirup secara langsung dari botolnya tetapi diteteskan terlebih dahulu pada saputangan, kapas, sarung bantal, dan lain sebagainya.


2. Difusi

Saat ini penggunaan essential oil bisa dimaksimalkan dengan alat diffuser yang mampu menyebarkan essential oil di udara dalam bentuk partikel-partikel kecil. Anda hanya perlu memasukkan beberapa tetes essential oil kedalam diffuser.


3. Dioles

Essential oil bisa dioleskan langsung pada kulit untuk merasakan manfaatnya. Namun, perlu diperhatikan jika kulit anda mudah mengalami iritasi.

Jika demikian, anda perlu mencampurkan essential oil ditambah carrier oils (minyak pelarut) atau lotion yang biasa anda gunakan. Hal ini untuk mencegah kontak langsung minyak esensial dengan kulit sehingga mengurangi risiko iritasi ataupun alergi.


4. Dicampur ke Dalam Air

Minyak esensial juga dapat ditambahkan kedalam wadah berisi air hangat. Campuran tersebut dapat digunakan untuk berendam di bathup ataupun merendam kaki dan tangan.

Saat ingin digunakan untuk berendam jangan lupa untuk menambahkan sedikit emulsifier agar minyak esensial dan air bisa bercampur. Uap yang keluar saat anda berendam bisa sekalian dihirup untuk merasakan manfaat ganda dari essential oil.


5. Dikompres

Cara lain untuk mengaplikasikan essential oil yaitu dengan dikompres. Beberapa jenis minyak esensial bisa mengurangi rasa nyeri pada otot dan juga persendian.

Untuk tujuan tersebut, tambahkan beberapa tetes essential oil kedalam air panas/hangat kemudian rendam handuk yang akan digunakan untuk mengompres. Hasil rendaman handuk yang sudah diperas bisa langsung digunakan untuk mengompres bagian tubuh yang terasa nyeri.


6. Dipijat

Agar essential oil cepat meresap dan khasiatnya bisa segera terasa, mengaplikasikannya dengan cara dipijat menjadi solusi. Beberapa tetes essential oil diencerkan terlebih dahulu sebelum digunakan memijat bagian tubuh.


Merk Essential Oil Lokal

Market untuk produk essential oil di Indonesia sangat luas. Sehingga banyak kemudian brand atau merk essential oil lokal yang bermunculan. Beberapa merk yang dijamin kualitas dan kemurnian produk essential yang dihasilkan, diantaranya Darjeeling Aroma, Wangsa Jelita, Mustika Ratu. Ada pula merk Haple. Id, Nusaroma, Nares Essential Oil, Botanina.


Selain karena kualitas produk-produk tersebut bagus, harga essential oil yang ditawarkan tiap merk juga masih dapat dijangkau. Tidak heran jika merk-merk tersebut sudah punya pasar sendiri.


Darjeeling Aroma menawarkan produk essential oil 100% murni dan tanpa bahan kimia tambahan. Varian essential oil yang tersedia juga lengkap dengan harga yang terjangkau. Essential oil yang diproduksi juga telah lolos uji GC-MS yang menjadi standar internasional.


Keistimewaan serta manfaat yang bisa diperoleh dari berbagai varian minyak esensial tentunya tidak boleh anda lewatkan. Pastikan essential oil selalu menemani waktu aktivitas dan istirahat anda di rumah.