Blog

Minyak Esensial Rosemary
...

Rosemary termasuk keluarga Lamiaceae, bersama tanaman rempah lain seperti oregano, thyme, lavender, dan basil. Pemanfaatannya tidak hanya di bidang kuliner saja, rosemary juga memiliki banyak kegunaan lain. Salah satu yang paling sering selain menjadi bumbu adalah dalam bentuk minyak esensial rosemary.


Penggunaan tanaman berdaun pendek dan ramping ini sudah dimulai sejak ribuan tahun lalu. Pada awalnya di masa Yunani dan Romawi Kuno tepatnya 500 tahun sebelum masehi, rosemary digunakan sebagai tanaman obat. Baru kemudian karena khasiat dan manfaatnya, rosemary mulai menyebar.


Apa itu Rosemary



Rosemary berasal dari Mediterania atau negara-negara yang berbatasan dengan laut Mediterania. Misalnya saja seperti negara Turki, Palestina, Monaco, Italia, Spanyol, Mesir, dan Tunisia.

Tanaman ini bisa menghasilkan bunga dengan warna biru yang cantik. Seluruh bagiannya memiliki wangi yang khas dan aromatik. Akan tetapi, bukan berarti seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan menjadi minyak aroma terapi, ya.


Bagian yang dimanfaatkan menjadi essential oil hanya bagian bunga dan daunnya saja.


Tinggi rosemary biasanya mencapai 1 meter kecuali, dengan keadaan tertentu bisa mencapai 2 meter. Panjang daunnya rata-rata 1 cm, dengan bentuk ramping, panjang, dan lonjong. Untuk warnanya sendiri pada bagian atas daun berwarna hijau tua mengkilap di sisi atas, dan putih di bagian tulang daun bawah.


Rosemary sekarang bukan hanya bisa ditanam di luar ruangan tetapi, juga bisa ditanam secara indoor. Kuncinya rosemary minimal harus menerima sinar matahari selama 8 jam sehari, atau pencahayaan lampu selama 6 jam. Apabila pencahayaan kurang, rosemary perlahan menjadi lemah dan kemudian mati.


Poin penting lain yang harus diperhatikan ketika ingin memelihara rosemary secara indoor adalah tanah. Jenis tanah yang digunakan haruslah berpasir dan bukan padat. Lalu, sebelum dibawa masuk ke ruangan, rosemary harus dibiasakan seperti membawanya berteduh ke teras dulu beberapa waktu baru masuk.


Mengenal Minyak Esensial Rosemary

Essential oil adalah minyak yang didapatkan dari hasil ekstraksi tanaman. Bisa dari bagian daun, batang, bunga, akar, dan juga buah, tergantung dari tanamannya. Untuk kasus rosemary, minyak ini didapatkan dari ekstraksi bagian daun dan juga bunga.


Untuk mendapatkan rosemary essential oil, ada 2 metode ekstraksi yang biasanya digunakan. Metode pertama adalah cold pressed rosemary oil, dan metode kedua steam distilasi. Perbedaannya jika cold pressed diproses pada suhu dingin sedangkan steam distilasi rosemary harus dipanaskan terlebih dahulu.


Kedua metode tersebut membutuhkan peralatan yang rumit dan juga proses yang panjang. Jadi, jangan heran jika harga essential oil juga lumayan di pasaran karena, selain dari tanamannya, proses ekstraksi juga sulit.

Paling tidak, untuk mulai bisa mengeluarkan minyak butuh proses sekitar 6 jam. Apabila semakin banyak yang diproses tentu waktu akan menjadi semakin lama.


Untuk penggunaanya, Anda bisa menggunakannya sendiri maupun dicampur dengan bahan lain. Pencampuran dengan bahan lain membuat manfaat dari rosemary essential oil semakin baik. Misalnya untuk membantu pertumbuhan rambut, bisa dicampurkan dengan minyak esensial lavender.


Dikarenakan bisa digunakan untuk berbagai hal, tidak masalah untuk memiliki stok dalam jumlah banyak. Minyak ini tidak ada masa kadaluarsa, lumut atau jamur tidak akan mampu tumbuh, sehingga kualitas minyak akan tetap sama.


Terlihat sangat baik dan mungkin bisa disimpan selamanya bukan? Akan tetapi, sayangnya penyimpanan yang tidak benar tetap bisa merusak kualitas minyak. Contohnya, minyak dibiarkan dalam keadaan terbuka, terpapar sinar matahari langsung, atau terkontaminasi kotoran.


Jenis Minyak Esensial Rosemary



Untuk jenis minyak esensial asli atau 100% tanpa campuran, ada 2. Pertama adalah minyak esensial rosemary organik dan yang kedua, biasa. Apa perbedaan diantara kedua jenis minyak?


Perbedaan utama diantara kedua jenis minyak ada pada tahap penanaman, dan perawatan tanaman.


Untuk minyak esensial rosemary organik diekstrak dari tanaman rosemary organik. Untuk bisa memberi label organik, petani harus memiliki sertifikat LSPO yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Pangan Organik.


Sertifikasi ini memiliki persyaratan yang sangat ketat dan untuk mendapatkannya harus melalui tahap pengujian. Salah satu syarat yang paling penting adalah dengan tidak menambahkan pestisida buatan yang bisa merusak lingkungan.


Tanaman yang ditanaman tanpa bahan yang merusak lingkungan ini bebas dari zat toksik. Dengan bebasnya tanaman dari toksik, kualitasnya akan lebih baik dibanding yang tidak memiliki label organik. Maka dari itu, jangan kaget apabila harga minyak essential oil organik 70% lebih mahal dari yang biasa.


Manfaat Rosemary Essential Oil


Rosemary essential oil memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Tidak hanya untuk bagian luar seperti kulit dan rambut tetapi, untuk organ bagian dalam juga besar manfaatnya.


1. Meningkatkan Kinerja Otak

Sudah diketahui sejak zaman Yunani kuno, rosemary bisa menguatkan memori dan meningkatkan kinerja otak. Hal ini karena adanya kandungan di dalam rosemary yang mampu mencegah pecahnya acetylcholine pada otak.


Cara kerjanya adalah ketika bau minyak esensial dihirup, kemudian peredaran darah perlahan meningkat.


2. Menstimulasi Pertumbuhan Rambut

Rosemary essential oil dipercaya dapat mengatasi kebotakan yang sering terjadi pada pria. Caranya adalah dengan mengusapkan minyak ke permukaan kulit kepala sembari dipijat perlahan. Penggunaan minyak esensial rosemary ini jauh lebih baik dari minoxidil karena tidak menimbulkan gatal.


Akan tetapi, tentu saja hasilnya tidak instan dan perlu paling tidak 7 bulan untuk melihat hasilnya. Rata-rata dalam kurun waktu 7 bulan tersebut perbaikan kebotakan mencapai 44%. Hasil ini lebih baik dari jojoba atau grapeseed essential oil yang menunjukan perbaikan 15% untuk waktu yang sama.


3. Meringankan Rasa Sakit

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan selama 2 minggu kepada seorang penderita stroke, minyak esensial ini mampu meringankan rasa sakit. Studi lanjutan yang dilakukan pada hewan juga menunjukan bahwa rosemary lebih efektif untuk meringankan rasa sakit daripada acetaminophen.


Untuk menggunakannya, minyak esensial harus di gabungkan dengan acupressure selama 20 menit 2 kali sehari. Cara ini mampu mengurangi rasa sakit tanpa obat sampai 30%.


4. Membantu Menghilangkan Stress

Aroma khas yang dihasilkan oleh minyak esensial rosemary mampu menurunkan detak jantung sampai 9%. Dengan begini, otomatis pikiran akan lebih tenang dalam waktu singkat.


5. Mengurangi Bengkak Pada Sendi

Pijatan menggunakan minyak ini dapat mengurangi bengkak pada sendi jika dilakukan dengan rutin. Frekuensi yang disarankan adalah 3 kali seminggu dengan setiap sesi selama 15 menit.


Manfaat ini juga bisa dirasakan oleh Anda yang menderita rheumatoid arthritis. Jika dibandingkan dengan yang tidak menerima pijatan menggunakan rosemary, kondisi Anda akan 50% lebih baik. Saat menggunakan minyak ini, pastikan campur dahulu dengan carrier oil, seperti jojoba atau coconut oil.


Fakta-fakta Seputar Rosemary Essential Oil

Ada beberapa fakta-fakta seputar minyak esensial rosemary yang perlu Anda ketahui selain manfaat di atas. Apa saja fakta-fakta tersebut, silahkan simak selengkapnya di bawah ini :


● Konsentrasi rosemary essential oil 12.5% mampu menghalau nyamuk selama 90 menit

● Mampu membunuh kutu rambut hanya dengan konsentrasi 10%

● Dapat menyebabkan alergi jika digunakan berlebihan

● Bisa mengatasi alergi serbuk bunga

● Pada zaman dahulu minyak ini dianggap suci karena berbagai manfaatnya

● Bagian atas tanaman rosemary bisa menghasilkan kualitas minyak esensial yang sangat baik

● Nama rosemary berasal dari bahasa lain Ros (embun) dan Marius (laut)

● Dahulu tanaman rosemary juga dijadikan mahkota

● Tanaman rosemary dahulu juga sebagai simbol pengingat antara kehidupan dan kematian

● Dari zaman Mesir kuno sudah digunakan untuk aromaterapi

● Pada pemakaman rosemary sebagai simbol bahwa yang hidup “tidak akan pernah melupakan”


Efek Samping

Rosemary essential oil memang memiliki banyak manfaat hanya saja, efek samping selalu ada. Apalagi, jika Anda menggunakannya secara berlebihan dan seenaknya sendiri.


Pada penggunaan untuk memasak yaitu ketika rosemary belum diolah, masih sangat aman. Hal ini artinya, tidak ada efek samping berarti meski digunakan dalam jumlah banyak. Hanya saja, ketika sudah diekstrak menjadi minyak esensial akan berbeda.


Apalagi jika minyak esensial itu dikonsumsi dalam keadaan konsentrasi 100% tanpa dicairkan. Ukuran yang benar, jika digunakan sebagai obat maksimal konsumsinya hanya 6 gram perhari. Jika, lebih dari itu maka Anda harus siap menerima akibatnya seperti :


● Dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil

● Kurang aman untuk Anda yang alergi terhadap aspirin karena zatnya hampir sama

● Dapat meningkatkan resiko perdarahan pada yang memiliki kelainan darah

● Dimungkinkan memperburuk penyakit yang berhubungan dengan kejang

● Penggunan dalam jumlah besar bisa mengganggu pencernaan


Disamping resiko yang telah disebutkan, kemungkinan kulit menjadi merah-merah juga mungkin terjadi. Reaksi pada kulit ini tidak langsung muncul akan tetapi, selang beberapa waktu.

Resiko efek samping di atas tentunya berbahaya bagi kesehatan. Untuk itu, apabila Anda memiliki riwayat penyakit berbahaya atau alergi akan lebih baik melakukan konsultasi dokter.


Dosis yang Dianjurkan

Menghindari efek yang tidak diinginkan, sebaiknya ketika menggunakan minyak esensial rosemary, mengikuti anjuran dosis.


Untuk minyak esensial yang dikonsumsi dosisnya antara 0.1-1 ml per hari. Sementara untuk meningkatkan memori, dosis maksimalnya adalah 6 gram per hari. Apabila Anda ingin menggunakannya untuk dihirup atau sebagai aroma terapi, maksimal 3-4 tetes.


Dosis penggunaan ini berlaku pada Anda yang tidak memiliki masalah kesehatan atau alergi, dan juga ibu hamil. Apabila Anda bukan termasuk kategori tersebut, konsultasi pada dokter sangat perlu dilakukan. Pasalnya resiko yang mungkin terjadi tidak main-main dan bisa sangat berbahaya.


Campuran yang Aman Untuk Minyak Esensial Rosemary

Ada beberapa zat yang tidak boleh digunakan bersama minyak esensial rosemary dan ada yang aman. Untuk daftar yang aman Anda bisa melihatnya di bawah ini :


● Citronella

● Cengkeh

● Eucalyptus globulus

● Fir needle

● Grapefruit pink

● Daun salam

● Lavender

● Lemon

● Lime

● Sweet marjoram

● May chang

● Merica

● Peppermint

● Tea tree

● Petitgrain

● Pokok pinus


Bahan yang Tidak Boleh Dicampurkan dengan Rosemary Essential Oil

Ada beberapa bahan atau obat-obatan yang penggunaanya tidak boleh dibarengi dengan minyak atsiri rosemary, apa saja?


● Aspirin

● Trilisate

● Anticoagulant

● Antiplatelet drugs

● Salsalate


Obat-obatan yang diurai oleh hati seperti acetaminophen, estradiol, dll.


Itu dia informasi seputar minyak esensial rosemary dari tanaman, hingga obat-obatan yang tidak boleh dikonsumsi bersama. Jadi, sekarang kalau ada pertanyaan apa itu essential oil, apalagi dari rosemary, Anda sudah tahu pasti, ya.


Perlu diperhatikan sekali lagi, meskipun sangat bermanfaat, pemakaian dan penyimpanan sangat berpengaruh. Selain itu, untuk memastikan Anda mendapatkan kualitas terbaik merk juga penting. Merek essential oil lokal yang baik dan direkomendasikan adalah dari Darjeeling.


Terakhir, semoga informasi ini bermanfaat dan Anda bisa merasakan manfaat minyak esensial rosemary dengan maksimal dan aman.